Dinas perhubungan bersama pihak kepolisian telah menyiapkan skenario pengaturan jalan guna menyukseskan gelaran acara tahunan yang menyedot perhatian ribuan pengunjung. Penerapan rekayasa arus lalu lintas khusus acara festival budaya daerah diberlakukan untuk mengantisipasi kemacetan parah di sekitar lokasi pusat kegiatan. Beberapa ruas jalan utama di sekitar area alun-alun akan ditutup total bagi kendaraan pribadi dan dialihkan menuju jalur alternatif. Penataan alur jalan ini dirancang secara cermat agar aktivitas masyarakat umum lainnya tidak terganggu oleh penumpukan kendaraan.
Area kantong parkir terpadu telah disiapkan di beberapa lokasi strategis yang terhubung langsung dengan shuttle bus gratis menuju lokasi festival. Pengunjung diimbau untuk memarkirkan kendaraan mereka di lokasi resmi guna menghindari kekacauan alur masuk dan penumpukan di bahu jalan. Efektivitas penataan rekayasa arus jalan ini dijaga oleh ratusan personel gabungan yang disiagakan di setiap persimpangan rute pengalihan. Papan petunjuk arah sementara yang berukuran besar juga dipasang pada jarak aman guna membantu para pengendara memilih jalur.
Pengalihan rute jalan kendaraan komersial bermuatan berat juga diberlakukan menuju jalur lingkar luar kota selama acara berlangsung dari pagi hingga malam. Pembagian lajur khusus juga disiapkan untuk memudahkan akses ambulans dan kendaraan darurat lainnya saat terjadi kondisi darurat di lokasi acara. Kelancaran sistem lalu lintas khusus acara besar ini sangat tergantung pada kepatuhan seluruh pengguna jalan terhadap arahan petugas di lapangan. Informasi peta pengalihan alur jalan telah disebarkan luas melalui media massa dan saluran digital.
Warga masyarakat memberikan apresiasi atas kesiapan petugas dalam merancang skenario kelancaran arus kendaraan demi mendukung suksesnya kegiatan seni budaya tersebut. Kemudahan akses menuju lokasi festival membuat antusiasme masyarakat untuk menyaksikan rangkaian pertunjukan seni daerah semakin tinggi dan tertib. Kesuksesan penataan acara festival budaya daerah ini membuktikan kualitas manajemen lalu lintas perkotaan dalam mengelola kegiatan berskala besar secara profesional. Petugas kebersihan juga dikerahkan untuk menjaga estetika area jalan setelah acara selesai.
Dengan pengaturan yang tertib dan matang, gelaran festival budaya tahunan dipastikan berjalan dengan semarak, aman, serta bebas dari kemacetan parah. Masyarakat diimbau untuk mengutamakan jalan kaki atau menggunakan sarana angkutan umum saat menuju lokasi pusat pertunjukan festival. Dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen warga menjadi faktor penentu terciptanya iklim pariwisata daerah yang tertib dan mengesankan. Evaluasi pelaksanaan pengaturan alur jalan akan terus diperbarui untuk kegiatan besar di masa mendatang.
